rehabilitasi gratis gif FIX 4

Tuesday,22-08-2017

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 72, INDONESIA KERJA BERSAMA !!!

MELALUI DAKWAH PERANGI NARKOBA

Tarakan - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tarakan mempunyai strategi jitu untuk memberantas narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba) yang saat ini mewabah di Tarakan. Penguatan dari sudut pandang keagamaan dengan menggandeng tokoh agama dan pemuda menjadi perhatian BNN. Kepala BNN Kota Tarakan, Agus Surya Dewi menjelaskan penguatan peranan tokoh-tokoh agama, yang merupakan laten narkoba, terutama dalam memberikan kesadaran pada masyarakat, tak terkecuali generasi muda yang rentan menjadi pasar dari barang haram yang dilarang oleh undang-undang tersebut.

“Supaya nanti mereka menyelipkan dalam setiap kegiatan dakwahnya, untuk menyampaikan tentang bahaya narkoba dimasyarakat,” ungkapnya di sela-sela acara bimbingan teknis (Bimtek) pada tokoh agama dan pemuda kemarin.

Diakui oleh wanita yang akrab disapa Dewi ini, sebelumnya BNN Kota Tarakan sudah melakukan kegiatan advokasi pada tokoh-tokoh masyarakat serupa. Agar tokoh-tokoh masyarakat tersebut dapat berperan sebagai penggiat dan bisa membimbing atau memberikan pelatihan untuk pendakwah lain tentang bahaya narkoba di lingkungan kegiatan dakwah masing-masing. Semua tokoh agama dari semua agama seperti islam dan Kristen dilibatkan oleh BNN dalam program anyar tersebut. Untuk tokoh pemuda yaitu dengan pemuda Anshor, Banser, Kohati, dan lain-lain.

“Jadi dalam berbagai agama. Kemudian materi ini akan dibawa untuk komunitasnya masing-masing, supaya bisa disampaikan komunitas pada masyarakat tentang bahaya narkoba tersebut,”jelasnya.

Selain menggandeng tokoh-tokoh agama, BNN juga sebelumnya menggandeng para mantan pengguna narkoba, dalam bimtek untuk memberikan pelatihan gratis tentang ketrampilan sablon. Sehingga dapat bermanfaat di masyarakat dan mengaplikasikan keahlian masing-masing. “Kalau mereka punya keterampilan, maka konsentrasi (untuk menggunakan narkoba) akan dialihkan. Paling tidak ada kesibukan untuk belajar dengan sablon itu, dia bisa berkarya. Umumnya mereka itu tidak punya kegiatan,”bebernya.

Untuk anak-anak usia belia, yaitu yang masih duduk disekolah dasar dalam program diseminasi informasi, yaitu pencegahan pada anak usia dini, juga diberikan pemahaman tentang bahaya narkoba. Untuk program tidak hanya melalui bimtek, juga penanaman nilai-nilai lewat upacara bendera setiap hari senin di sekolah-sekolah untuk memberikan pembinaan.

Sementara untuk keberadaan pabrik-pabrik yang dapat memproduksi narkoba seperti sabu-sabu dan ekstsi di Tarakan, BNN belum menjumpai hal tersebut. Namun untuk Bandar besar yang menjadi pengedar narkoba diakuinya ada di Tarakan. “Tetapi kalau seperti pengepul itu ya ada disinyalir seperti itu,” bebernya. Narkoba tersebut umumnya dating dari luar Kota Tarakan, yaitu dari luar negeri seperti dari Malaysia, yang diedarkan ke Tarakan, mengingat Bandar besar memasukkan stoknya dari Malaysia. Dari daerah lain akan kesulitan masuk ke Tarakan, karena tetap pantau itu, kita sedang lidik shisa, itu kan tidak ada kandungannya. Tapi kalau disalhgunakan bisa jadi yang jenisnya cair itu tadi,” ujarnya.

 

 

 

 

call Center  (0551)2028290/081254572003

Email  bnnk_tarakan@yahoo.com

Login Form

Berita Terbaru

article thumbnailSEKOLAH DASAR JUGA MENDAPATKAN SOSIALISASI P4GN   Tarakan, Senin (07/8) Teriknya matahari setelah hujan tidak menyurutkan BNN Kota Tarakan untuk mensosialisasi program pencegahan, pemberantasan,...
LANJUTKAN SOSIALISASI P4GN KE SEKOLAH
Monday, 07 August 2017
article thumbnailLANJUTKAN SOSIALISASI P4GN KE SEKOLAH Tarakan, Senin (07/8) Teriknya matahari setelah hujan tidak menyurutkan BNN Kota Tarakan untuk mensosialisasi program pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan...
article thumbnailGELAR SOSIALISASI P4GN DI LINGKUNGAN PEKERJA Tarakan – Badan Narkotika Nasional Kota Tarakan, Rabu (24/5) lalu, menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan  Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap...

Banners

Anti Narkoba
Anti Narkoba 3
Anti Narkoba 2