rehabilitasi gratis gif FIX 4

Wednesday,28-06-2017

Proteksi Diri dan Keluarga dari Penyalahgunaan Narkoba, Jika Sudah Terlanjur Lapor ke Kantor BNN Terdekat untuk di Rehabilitasi, Gratiss..!!

DISEMINASI INFORMASI P4GN PADA KEGIATAN PEMANTAPANNILAI-NILAI KEBANGSAAN

Tarakan, Demi meningkatkan rasa nasionalisme dan memantapkan nilai-nilai kebangsaan siswa, Ikatan Alumni Lemhanas Provinsi Kalimantan Utara menggelar outbond pemantapan nilai-nilai, Minggu (3/4) di SMP Negeri 10 Tarakan.  Kegiatan ini dibuka oleh Wali Kota Tarakan Ir. Sofian Raga mendapatkan respon yang baik oleh walikota.

Selain mendapatkan materi di ruang kelas, para siswa juga mendapatkan materi di dalam kelas tentang empat konsensus kebangsaan yaitu, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Undang-undang Dasar 1945, dan NKRI. Tidak hanya itu para siswa juga mendapatkan pembekalan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Mengingat Negara Indonesia sudah masuk dalam kategori darurat narkoba dan Kalimantan Utara berada pada posisi kelima peringkat nasional dalam kategori pelajar/mahasiswa yang pernah coba menggunakan narkoba dan angka setahun pemakaian narkoba. Turut hadir Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Tarakan Dr. Hj. Agus Surya Dewi, M.Pd sebagai narasumber. Dibawah teriknya matahari tidak menyurutkan semangat siswa untuk mendengarkan materi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. “Kalian yang berada dalam kegiatan ini adalah orang-orang pilihan, karena tidak semua siswa bisa mengikuti kegiatan outbond ini. Dan saya harapkan kalian juga adalah orang-orang yang mampu menjadi penerus bangsa,”Terang Kepala BNN Kota Tarakan.

Kepala BNN Kota Tarakan juga menjelaskan dampak dari penyalahgunaan narkoba. “Sekarang sudah benyak sekali modus peredaran narkoba, salah satunya dengan menjadikan bahan campuran makanan. Untuk itu kalian harus berhati-hati ketika membeli makanan diluar. Dan jangan mau apabila ada orang yang tidak kalian kenal tiba-tiba meminta tolong untuk mengantarkan barang ke orang yang tidak kalian kenal juga, karena itu salah satu modus mereka meraih keuntungan dengan menjual barang haram. Tidak hanya itu lem juga sangat berbahaya. Dan bahayanya itu melebihi sabu-sabu yang kini marak di Kota Tarakan. Karena dampak lem itu tidak perlu membutuhkan waktu yang lama, dampaknya itu akan langsung terlihat ketika kalian setelah menghirup lem. Kalian akan terlihat menghayal dan teerlihat beleng. Dan bagaimana jadinya kalau Kota Tarakan generasi penerusnya pada beleng-beleng. Itu bisa kalian bayangkan sendiri.” Jelasnya

Sebelum mengakhiri materinya Dewi juga berpesan untuk STOP Narkoba. “Bagi kalian yang sudah pernah coba pakai mulai sekarang STOP dan bagi yang belum maka tidak perlu untuk mencoba pakai, karena kalau sudah mencoba maka akan susah untuk keluar dari jeratannya. Dan apabila yang ingin berhenti datanglah ke BNN untuk konsultasi dan meminta untuk direhabilitasi.”Tutupnya.

call Center  (0551)2028290/081254572003

Email  bnnk_tarakan@yahoo.com

Login Form

Berita Terbaru

article thumbnailGELAR SOSIALISASI P4GN DI LINGKUNGAN PEKERJA Tarakan – Badan Narkotika Nasional Kota Tarakan, Rabu (24/5) lalu, menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan  Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap...
article thumbnail    GANDENG TOKOH AGAMA UNTUK SELAMATKAN ANAK BANGSA Tarakan – Pengawasan terhadap pelabuhan tidak resmi atau dikenal dengan istilah jalur tikus, hingga kini masih menjadi jalur yang sulit terawasi oleh...
article thumbnailDEMI KOKOHNYA POS PENJAGAAN, LANTAMAL XIII MENGADAKAN PELATIHAN PENANGANAN KASUS NARKOBA Tarakan – Semakin banyaknya peredaran narkoba dan keterkaitan aparat penegak hukum yang tersandung kasus...

Banners

Anti Narkoba
Anti Narkoba 3
Anti Narkoba 2