rehabilitasi gratis gif FIX 4

Tuesday,22-08-2017

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 72, INDONESIA KERJA BERSAMA !!!

PERANGI NARKOTIKA TANGGUNG JAWAB BERSAMA

Tarakan – orangtua harus ekstra perhatian terhadap anak-anak sebagai bentuk pengawasan dini agar tidak terjerumus terhadap barang-barang terlarang seperti narkotika dan semacamnya. Apalagi, saat ini penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar dan mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara, sungguh menghawatirkan.

Mencegah pelajar terlihat konsumsi barang haram tersebut bukan hanya tanggung jawab satu pihak seperti guru dan sekolah, melainkan tanggung jawab bersama termasuk bagi orangtua anak dirumah.

Hal ini disampaikan kepala badan narkotika nasional kota tarakan Dr. Hj. Agus Surya Dewi, M.Pd, Senin (23/1) pagi kemarin dihadapan pelajar SMA Negeri 1 Tarakan kala menjadi inspekstur upacara.

Dia memaparkan, berdasarkan survey nasional dari BNN RI bersama Universitas Indonesia penyalahgunaan narkoba di Indonesia tahun 2016 dikalangan pelajar/mahasiswa, secara menyeluruh/nasional memang mengalami penurunan, tetapi Kalimantan Utara menempati posisi ke 5.

Banyaknya pelajar/mahasiswa yang pernah menggunakan narkoba adalah 4,5 persen dan 2,6 persen dalam setahun pakai. Selain itu, Bunda Dewi juga tidak pernah bosan untuk mengingatkan, bagi pelajar supaya jangan mencoba-coba menggunakan narkoba, karena akan merusak masa depan.

Dia menghimbau agar para siswa yang pernah menggunakan barang terlarang tersebut agar melaporkan ke BNNK Tarakan untuk dilakukan tindakan rehabilitasi.

“Bagi pelajar yang sudah pernah menggunakan narkoba untuk segera melakukan komunikasi langsung dengan BNN Kota Tarakan, agar segera dilakukan rehabilitasi ataupun rawat jalan,”katanya.

Sambungnya lagi, berdasarkan survey nasional tersebut, selain penggunaan narkoba, siswa yang pernah merokok di provinsi kaltara menempati urutan kedua, pernah minum alcohol urutan ketiga dan pernah melakukan seks pranikah kaltara berada pada urutan ke 4.

Melihat survey tersebut, ia berpesan agar ini menjadi perhatian bersama atau seluruh masyarakat Kota Tarakan yang mempunyai anak-anak pelajar.

Bukan hanya guru-gurunya saja tetapi orang tuanya juga harus bertanggung jawab dengan ini semua dan mengawasi anak-anaknya bersekolah dan pergaulannya.

“Kita tahu bahwa kita sedang dijajah, oleh karena itu kepada generasi muda untuk stop narkoba. Mulai saat ini, bagi yang sudah menggunakan untuk segera STOP NARKOBA atau katakan No pada Narkoba,”imbaunya.

Selaku inspektur upacara, Bunda Dewi sapaan akrab juga menyampaikan tentang strategi BNN dalam upaya pencegahan, penyalahgunaan, pemberantasan, dan peredaran gelap narkoba (P4GN) dihadapan guru-guru dan ratusan siswa-siswi mengikuti upacara bendera tersebut.

 

 

 

 

call Center  (0551)2028290/081254572003

Email  bnnk_tarakan@yahoo.com

Login Form

Berita Terbaru

article thumbnailSEKOLAH DASAR JUGA MENDAPATKAN SOSIALISASI P4GN   Tarakan, Senin (07/8) Teriknya matahari setelah hujan tidak menyurutkan BNN Kota Tarakan untuk mensosialisasi program pencegahan, pemberantasan,...
LANJUTKAN SOSIALISASI P4GN KE SEKOLAH
Monday, 07 August 2017
article thumbnailLANJUTKAN SOSIALISASI P4GN KE SEKOLAH Tarakan, Senin (07/8) Teriknya matahari setelah hujan tidak menyurutkan BNN Kota Tarakan untuk mensosialisasi program pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan...
article thumbnailGELAR SOSIALISASI P4GN DI LINGKUNGAN PEKERJA Tarakan – Badan Narkotika Nasional Kota Tarakan, Rabu (24/5) lalu, menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan  Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap...

Banners

Anti Narkoba
Anti Narkoba 2
Anti Narkoba 3