BNNK Tarakan -Bahaya penyalahgunaan narkoba di kota Tarakan sudah semakin memprihatinkan, kasus demi kasus penyalahgunaan narkoba terus terungkap, hal ini telah membawa Kota Tarakan menduduki peringkat tertinggi ke 3 di Kalimantan Timur untuk tingkat prevalensi penyalahguna narkoba. Korban penyalahgunaan narkoba sudah menimpa banyak orang dan berasal dari berbagai profesi seperti pekerja baik negeri maupun swasta, akademisi,  ibu rumah tangga dan yang paling meresahkan adalah menimpa generasi muda, baik remaja maupun anak-anak. Maka dari itu, perlawanan terhadap narkoba harus dilakukan oleh seluruh warga masyarakat, terutama oleh para generasi muda bangsa.

Sebagai generasi penerus yang peduli dengan bangsanya, kini saatnya yang muda beraksi, inilah saatnya generasi muda singsingkan lengan baju untuk berperan serta dalam melawan kejahatan narkoba yang saat ini tengah mengancam negeri tercinta, Indonesia. Contoh kepedulian generasi muda yang telah ditunjukan adalah seperti  yang telah dilakukan oleh para mahasiswa KKN Universitas Borneo Kota Tarakan dan komunitas anak muda tarakan yaitu komunitas anti rokok Kota Tarakan yang bekerja sama dengan BNN Kota Tarakan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba.

Kegiatan-kegiatan tersebut telah dilaksanakan dalam dua bulan terakhir ini dengan jumlah total peserta kegiatan sebanyak kurang lebih 900 orang yang terdiri dari pelajar, aparat pemerintah, bahkan ibu rumah tangga. Kegiatan tersebut diantaranya adalah kegiatan Mahasiswa KKN Universitas Borneo di Kelurahan Pantai Amal, SMP Negeri 6, SMP Negeri 8, SMK Negeri 2, selanjutnya di kelurahan Gunung Lingkas RT. 07 dan RT. 13, yang terkahir di  SMK Kesehatan Kota Tarakan yang turut melibatkan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Rifhanie Hasanie sebagai pembicara. Selain Mahasiswa KKN, sekumpulan anak muda yang tergabung dalam organisasi komunitas anti rokok pun menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba di SMA Negeri 1 Kota Tarakan dan kali ini selian melibatkan BNNK Tarakan juga melibatkan orang nomer satu di Tarakan yaitu Wali Kota Tarakan, Sofian Raga sebagai salah satu pembicaranya.

Melihat banyaknya undangan yang datang untuk mengisi kegiatan yang diselenggarakan oleh para anak muda Tarakan, menunjukan bahwa generasi muda Tarakan sudah semakin aware dengan bahaya narkoba yang tengah mengancam para generasi penerus bangsa. Kepala BNN Kota Tarakan, Hj Agus Surya Dewi , M.Pd sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan tersebut dan berharap kegiatan serupa akan diselenggarakan juga oleh kumpulan anak muda yang lainnya. BNN Kota Tarakan juga akan selalu mendukung dengan menyiapkan penyuluh-penyuluh terbaiknya untuk bisa mensosialisasikan bahaya narkoba dengan baik meskipun kegiatan dilaksanakan diluar hari kerja. Semoga kegiatan tersebut tidak berhenti sebatas sosialisasi saja tapi juga turut serta mendorong para pecandu narkoba yang ada di lingkungannya untuk melaporkan diri melalui BNN Kota Tarakan, agar bisa segera mendapatkan pengobatan atau rehabilitasi.
BNN Kota Tarakan tidak pernah bosan untuk terus menyampaikan bahaya penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat sebagai upaya pencegahan dan pemberian imun kepada masyarakat, utamanya dalam hal ini kepada generasi muda. Sekalipun banyak juga dari kalangan masyarakat yang memandang sebelah mata pada kegiatan tersebut, namun kontribusi nyata yang kita lakukan bersama meskipun itu sedikit, jauh lebih baik dari pada kita hanya sekedar diam dan berkomentar negatif. Gambaran generasi yang diharapkan oleh Negara kita, adalah mereka yang mengutamakan aksi nyata atau “gak cuma ngomong”, salah satunya turut serta berperang melawan kejahatan narkoba dengan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi. (Cgh/Re)