rehabilitasi gratis gif FIX 4

Wednesday,28-06-2017

Proteksi Diri dan Keluarga dari Penyalahgunaan Narkoba, Jika Sudah Terlanjur Lapor ke Kantor BNN Terdekat untuk di Rehabilitasi, Gratiss..!!

UNDANGAN RAPAT KOORDINASI, TERNYATA TES URINE ASN

Tarakan – Selasa (31/1) Pagi kemarin, Badan Kepegawaian Daerah bersama, Dinas Kesehatan, BNNK Tarakan, dan Laboratorium Kesehatan daerah Kota Tarakan menggelar tes urine kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan yang dilakukan secara mendadak ini membuat para ASN kaget.

Dengan menggunakan salah satu toilet di secretariat Kantor Wali Kota Tarakan, ratusan urine ASN diambil dengan pengawasan ketat oleh tim. Banyak pegawai yang kaget dengan adanya tes urine ini karena undangan yang mereka terima pada senin (30/1) sore lalu, untuk mengahadiri rapat kordinasi, ternyata tes urine.

Dikatakan Kepala BKD Tarakan, Budi Prayitno, untuk tahap awal ini terdapat 234 ASN yang dilakukan tes urine yang terdiri dari eselon II sebanyak 29 orang, eselon III 115 orang, dan eselon IV 100 orang. Tes urine ini menyasar para Asisten, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Sekretaris SKPD, dan Kepala Bagian.

“Jadi yang ikut tes ini termasuk Asisten, Kepala DInas dan BAdan, Staf Ahli, serta unsur Lurah dan perangkatnya. Selanjutnya tahap kedua akan dilakukan kepada ASN lainnya hingga seluruh ASN yang jumlahnya mencapai 4 ribu orang,” terangnya di sela-sela tes urine, Selasa (31/1).

Kegiatan ini sifatnya adalah tidak mencari orang tetapi kota harapkan kesadaran dari para ASN itu sendiri untuk memelihara kesehatannya, sedangkan untuk hasil dari tes urine ini akan diumumkan secara langsung oleh Wali Kota Tarakan, Sofian Raga yang saat ini masih menjalankan dinas luar. Ini bukan seperti tes kehamilan yang dicelup langsung diketahui hasilnya, melainkan ada masa, kita tunggu saja hasilnya, ujarnya.

Kepala BNNK Tarakan, Agus Surya Dewi menambahkan bahwa kegiatan ini cukup bagus sebagai salah satu tindakan preventif yang dilakukan oleh Pemkot Tarakan ini sangat bagus dan harus dilakukan secara menyeluruh kepada ASN yang ada.

“Tes Urine ini sebenarnya tidak bisa menjamin apakah yang bersangkutan pemakai atau tidak, karena kalau makainya sudah lebih dari satu hari yang lalu dites sekarang alat yang dipakai tidak bisa akurat. Sehingga bisa jadi yang bersangkutan sudah makai tiga hari lalu, dan baru dilakukan tes urine sekarang maka hasilnya akan negative. Tetapi ini bagus dan harus dilakukan sesering mungkin supaya untuk mencari pemakai narkoba dikalangan ASN,” ujarnya.

Diakui Dewi, dikalangan ASN sendiri sebenarnya ada indikasi peredaran narkoba namun untuk melakukan operasi tangkap tangan masih sangat sulit. Dengan adanya tes urine seperti ini diharapkan dapat menekan peredaran atau jika beruntung, mendapatkan pemakai sehingga bisa ditelusuri bandarnya.

“SKPD itu sebenarnya rawan peredaran, jadi selain ada daerah rawan ada juga SKPD rawan tetapi saya tidak perlu sebutkan dan saat ini masih dalam pengawasan,”urainya.

call Center  (0551)2028290/081254572003

Email  bnnk_tarakan@yahoo.com

Login Form

Berita Terbaru

article thumbnailGELAR SOSIALISASI P4GN DI LINGKUNGAN PEKERJA Tarakan – Badan Narkotika Nasional Kota Tarakan, Rabu (24/5) lalu, menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan  Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap...
article thumbnail    GANDENG TOKOH AGAMA UNTUK SELAMATKAN ANAK BANGSA Tarakan – Pengawasan terhadap pelabuhan tidak resmi atau dikenal dengan istilah jalur tikus, hingga kini masih menjadi jalur yang sulit terawasi oleh...
article thumbnailDEMI KOKOHNYA POS PENJAGAAN, LANTAMAL XIII MENGADAKAN PELATIHAN PENANGANAN KASUS NARKOBA Tarakan – Semakin banyaknya peredaran narkoba dan keterkaitan aparat penegak hukum yang tersandung kasus...

Banners

Anti Narkoba
Anti Narkoba 3
Anti Narkoba 2