rehabilitasi gratis gif FIX 4

Wednesday,28-06-2017

Proteksi Diri dan Keluarga dari Penyalahgunaan Narkoba, Jika Sudah Terlanjur Lapor ke Kantor BNN Terdekat untuk di Rehabilitasi, Gratiss..!!

5.300 PENGGUNA NARKOBA DI TARAKAN

Tarakan – Tindak pidana penyalahgunaan narkoba tahun ini memasuki kategori darurat narkoba. Tak hanya masyarakat umum saja yang melakukan penyalahgunaan narkoba tetapi kini sudah memasuki lingkungan pelajar di tarakan. Notabene pengguna narkoba masuk dalam usia produktif dari tahun 17 tahun hingga 35 tahun.

Seperti yang diungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Tarakan Agus Surya Dewi mengatakan bahwa kategori darurat narkoba yang melanda Tarakan ini, dikarenakan dari segi peredarannya yang semakin marak.

Terbukti dari penangkapan yang telah dilakukan Polres Tarakan dan BNN Tarakan yang telah mencapai jumlah berkilo-kilo narkoba dengan jenis sabu.

“menurut penelitian sudah 1,65 persen penduduk Kaltara yang menggunakan narkoba jenis sabu, demikian juga penduduk Tarakan sekitar 1,65 persen atau sekitar 5300 lebih pengguna narkoba,’ ujar Dewi.

Menurut Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat di BNN Kota Tarakan, Ahmad Suja’I mengatakan bahwa berdasarkan anggaran untuk menangkap pelaku juga membutuhkan biaya, untuk diketahui menangkap satu orang pelaku saja dibutuhkan dana sekitar Rp 10 juta.

“Karena selama dipenjara hak-hak tersangka juga harus dipenuhi, seperti makanan dan juga harus didampingi pengacara belum lagi berkas-berkas yang harus dilengkapi, untuk penangkapan juga membutuhkan proses dari penyelidikan hingga penangkapan juga membutuhkan proses dari penyelidikan hingga penangkapan terkecuali yang tertangkap tangan,” ujar Akhamd Suja’i.

Lanjut Suja’I bahwa masalah yang kini harus dihadapi oleh BNNK Tarakan dengan banyaknya pengguna narkoba otomatis juga banyak menangkap para pelaku. Namun pada kenyataannya Lapas Tarakan sudah dinilai sangat over capacity, sehingga memerlukan tempat untuk pelaku penyalahgunaan narkoba.

“Penghuni Lapas Tarakan sudah banyak, sedangkan penjagannya hanya sedikit. Jika terus dilakukan penangkapan, mau ditarus dimana?” ungkap Suja’i.

Lanjut Suja’I, dengan melihat banyaknya pengguna narkoba sepanjang 2016 ini pihak pencegahan dan pemberdayaan masyarakat (P2M) BNNK Tarakan, telah melakukan langkah pencegahan untuk mengurangi pengguna narkoba dengan melakukan sosialisasi sebanyak 70 kali, kepada masyarakat umum, pelajar dan mahasiswa di Tarakan.

Kami harapkan dalam sosialisasi yang telah kami laksanakan, tidak ada lagi yang berani mencoba-coba untuk menggunakan narkoba,” harap Suja’i.

Terutama pada lingkungan pelajar, sepanjang 2016 ada beberapa sekolah-sekolah di Tarakan yang sudah dilakukan sosialisasi. Mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi untuk meminimalisir para pengguna sabu yang diindikasi sebagian besar di kalangan pelajar dengan menggunakan narkoba jenis sabu.

Suja’I juga menjelaskan mengenai, zat adiktif lainya seperti lem yang sering digunakan anak-anak karena harga yang murah, yang lebih cepat menyerang otak saraf manusia.

call Center  (0551)2028290/081254572003

Email  bnnk_tarakan@yahoo.com

Login Form

Berita Terbaru

article thumbnailGELAR SOSIALISASI P4GN DI LINGKUNGAN PEKERJA Tarakan – Badan Narkotika Nasional Kota Tarakan, Rabu (24/5) lalu, menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan  Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap...
article thumbnail    GANDENG TOKOH AGAMA UNTUK SELAMATKAN ANAK BANGSA Tarakan – Pengawasan terhadap pelabuhan tidak resmi atau dikenal dengan istilah jalur tikus, hingga kini masih menjadi jalur yang sulit terawasi oleh...
article thumbnailDEMI KOKOHNYA POS PENJAGAAN, LANTAMAL XIII MENGADAKAN PELATIHAN PENANGANAN KASUS NARKOBA Tarakan – Semakin banyaknya peredaran narkoba dan keterkaitan aparat penegak hukum yang tersandung kasus...

Banners

Anti Narkoba
Anti Narkoba 3
Anti Narkoba 2